Halal Bi Halal Keluarga Besar SMK Negeri Kasiman 1444 H
Kasiman – Istilah halal bihalal banyak digunakan masyarakat Indonesia saat berkumpul dengan sanak saudara dan kerabat seusai perayaan Idul Fitri. Meskipun mengandung unsur bahasa Arab, kata halal bihalal tidak ditemukan dalam kamus Arab modern maupun klasik. “Halal bihalal” hanya merupakan penyebutan khusus terhadap sebuah tradisi yang dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat muslim Indonesia, dengan makna menguraikan kekusutan tali persaudaraan”.
Hal tersebut selaras dengan apa yang disampaikan Ustad Edi Rahmad yang dalam kesempatan ini memberikan tausyiah kepada hadirin yang memenuhi lantai 2 gedung guru SMK Negeri Kasiman. Bertepatan dengan 11 Syawal 1444 H seluruh warga sekolah bertatap muka kembali untuk melakukan kegiatan pembelajaran setelah libur hari raya idul fitri.

“Bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, melalui kegiatan halal bihalal juga dinilai dapat menjadi momentum penyempurna amal ibadah dibulan yang fitri. Kita berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan tidak hanya sekedar menjadi kegiatan seremonial semata”, ujar Kepala Sekolah, Edy Suroto.
Halal bihalal ini menjadi ajang silahturahmi di bulan syawal yang penuh berkah, dan kegiatan ini juga sudah menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan. “Dengan kegiatan ini kita berharap dapat meningkatkan hubungan silahturahmi keluarga besar warga sekolah ”, ungkapnya.
Recent Comments